Olahraga Jalan Kaki

Jalan kaki adalah olahraga yang sangat bermanfaat bagi kesehatan kita. Meskipun setiap orang melakukan jalan kaki setiap hari, tapi belum banyak yang mengetahui manfaatnya bagi kesehatan kita. 
 
Jalan kaki tidak memerlukan keahlian khusus (beda dengan berenang atau bersepeda, misalnya), tidak banyak memerlukan alat khusus (beda dengan tenis, golf, atau bersepeda), dan tidak perlu waktu pelaksanaan yang sangat lama.
Alat yang diperlukan untuk berjalan kaki tak lebih dari sepatu untuk olahraga jalan kaki. Busana berjalan kaki bisa apa saja, yang penting mampu menyerap keringat dan lumayan longgar sehingga tak mengganggu sirkulasi darah.
Tak disadari kebanyakan orang, termasuk pelakunya, olahraga berjalan kaki ini sanggup mencegah berbagai macam penyakit. Pasalnya, secara umum kondisi tubuh orang pelaku rutin olahraga berjalan memang lebih fit dan sehat. Halmana mendukung penampilan dari yang bersangkutan itu bisa lebih cerah, ceria, dan bugar.

Berikut beberapa manfaat olahraga berjalan kaki:

  • Membakar kalori dengan jumlah hampir sama dengan olahraga jogging,
  • Menurunkan tekanan darah,
  • Mengurangi kadar kolesterol jahat (LDL),
  • Mengurangi resiko serangan jantung,
  • Mengurangi kecemasan dan ketegangan,
  • Memperlambat terjadinya osteoporosis  (penyakit the silent killer),
  • Meningkatkan ketegangan otot,
  • Meningkatkan kapasitas aerobik,
  • Meringankan gerakan sendi,
  • Meringankan sakit pinggang,
  • Meningkatkan stamina dan energi,
  • Mengurangi nafsu makan,
  • Dapat dilakukan dalam waktu singkat,
  • Dapat dilakukan di perjalanan atau selagi dinas.

Berjalan kaki selama 30 sampai 45 menit tiap harinya memiliki manfaat baik bagi kesehatan tubuh. Ini dia lima alasan sehat kenapa berjalan kaki bisa jadi permulaan Anda untuk rajin berolahraga, seperti dikutip dari Lifemojo.

1. Mudah untuk memulainya
Untuk memulai berjalan kaki, Anda hanya membutuhkan sepasang sepatu lari saja. Anda bisa berjalan di taman, teras, atau di atas treadmill dan kapan saja, pagi, siang, sore atau bahkan larut malam setelah makan malam. Mulailah berjalan selama 10 hingga 15 menit, kemudian tingkatkan waktu Anda secara bertahap.

2. Meningkatkan kemampuan otak
Menurut sebuah studi yang dilakukan oleh National Council of Aging, berjalan kaki 45 menit tiap harinya dapat membuat otak lebih tajam dan meningkatkan kewaspadaan.

3. Membantu mengurangi risiko penyakit jantung dan stroke
Berjalan selama 30 hingga 45 menit setiap hari bisa meningkatkan sirkulasi darah sehingga membantu mengatur denyut jantung. Hal ini juga baik dalam meningkatkan kolesterol baik (HDL) dan menurunkan kolesterol jahat (LDL).

4. Mencegah disfungsi ereksi
Memiliki kebiasaan berjalan kaki minimal 3 km setiap harinya dipercaya mampu mengurangi risiko impotensi pada pria. Hal ini telah dibuktikan oleh penelitian yang diterbitkan dalam jurnal American Medical Association dan efeknya akan lebih berpengaruh pada pria setengah baya dan pria diabetes.

5. Memperpanjang umur
Sebuah studi yang meneliti 8.000 pria menemukan bahwa berjalan minimal 3 km setiap hari dapat mengurangi risiko kematian hingga 50 persen. Risiko kematian akibat kanker juga ditemukan lebih rendah. Jadi biasakanlah berjalan kaki agar panjang umur.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s