Tips Saat Bertemu Orang Tua Pasangan Anda

Tidak peduli sesupel apapun kamu, pertemuan pertama dengan orang tua pacar bisa jadi sesuatu yang tricky, paling tidak proses penilaian akan terjadi di pertemuan ini, jadi pastikan kamu mempresentasikan diri kamu sebagai pacar yang baik. Bukan berusaha jadi orang lain, tapi tahu bagaimana bersikap di situasi seperti ini.

Oleh karena itu saya akan memberikan beberapa guide untuk Anda yang mungkin memiliki rencana untuk bertemu dengan orang tua pasangan Anda untuk pertama kalinya dan Anda sama sekali tidak memiliki clue yang harus dilakukan.
Research about your girl’s parents

Saya selalu percaya kalau research membuat segalanya lebih baik. Kamu bisa jadi lebih percaya diri ketika sudah mengetahui hal-hal penting tentang orang tua pacar kamu. Apa pekerjaan dan hobi mereka, bagaimana kondisi pernikahan mereka (apakah mereka masih bersama, tidak harmonis, bercerai, atau kondisi lainnya). Tanyakan dengan detil pada pacar kamu kebiasaan-kebiasaan orang tuanya serta Do’s & Don’ts-nya supaya kamu tahu bagaimana harus bersikap dan membuka obrolan. Research kamu ini juga menunjukkan besarnya perhatian kamu pada pacar kamu dan bahwa kamu tidak menganggap remeh pertemuan orang tuanya dengan kamu.

Datang tepat waktu dan berpakaianlah yang rapi. Liat situasi apakah kamu harus berpakaian casual atau resmi, yang jelas tampil bersih, rapi, dan wangi bisa menjadi nilai plus. Pastikan gesture kamu sopan! Bungkukkan badan sedikit ketika bersalaman, jangan lupa untuk senyum, dan hindari memasukkan tangan ke saku celana karena ini membuat kesan arogan dan tidak sopan. Kenapa harus tersenyum? Karena ini menyamarkan ketegangan. Bawa santai aja, after all they are still human, not monsters😉
Bawakan hadiah atau makanan

Akan lebih baik lagi kalau kamu datang  membawakan sesuatu ketika bertemu orang tuanya, tapi lihat dulu apa acaranya. Jangan lupa tanya ke pacar kamu apa makanan atau cemilan kesukaan mereka. Mungkin kamu bisa bawakan kue, roti, donat, coklat, wine, atau justru membawa makanan tambahan pada saat makan malam. Pastikan sebelum membawa makanan kamu cek dulu apakah orang tua mereka mempunyai alergi atau pantangan terhadap makanan, begitu juga bila mereka tidak makan makanan tertentu dan tidak minum alkohol. Jangan sampai kunjungan kamu jadi blunder. Kalau kamu baru datang dari luar kota atau luar negeri, kamu bisa juga bawakan oleh-oleh yang simple. Bila diundang ke acara keluarga yang besar, kamu bisa bawakan kue, makanan, atau bunga untuk mempercantik ruangan, semua tergantung situasi.
Memulai pembicaraan

Untuk mulai “basa-basi”, tanyakan pada pacar kamu hal-hal yang baru saja terjadi di hidup orang tua mereka atau kalau ada hal-hal kesukaan mereka yang bisa kamu relate. Misalnya: “Saya denger Om suka baca tulisan John Grisham, ya? Saya juga punya koleksinya lengkap, buku favorit Om yang mana?” atau “Kata Lana tante jago bikin kue, ya? Dulu belajarnya gimana tante? Ibu saya juga hobi masak tapi jarang bikin kue, mungkin saya bisa minta Ibu saya cobain resep tante…”

Lebih bagus lagi kalau kamu bisa melemparkan pujian, tapi jangan dibuat-buat dan berlebihan ya. They can sense it. Kamu bisa memuji baju atau masakan ibu pacar kamu, atau memuji koleksi buku atau klub bola favorit ayah pacar kamu jika kebetulan favorit kalian sama. Intinya, carilah celah untuk bisa “klik” dengan mereka dan berangkatlah dari hal-hal yang mereka sukai atau isu-isu hangat yang menjadi perhatian mereka. Perempuan biasanya lebih jago berbasa-basi, jadi belajarlah dari pacar kamu.

Beberapa hal yang juga bisa jadi topik pembicaraan: pekerjaan, keluarga, olah raga, film, buku, musik, dan berita umum. Jauh-jauhlah dari pembahasan mengenai agama, politik, uang dan pendapatan, humor (kecuali kalau selera humor kalian sama), dan pertanyaan-pertanyaan pribadi. Pokoknya kalau nggak yakin kamu bisa menguasai topiknya, stay away!

Perlakukan pacar kamu dengan sopan di hadapan mereka

Sayang-sayangan ketika sedang berduaan dengan sayang-sayangan di depan orang tua kan harus dibedakan. Nggak mungkin kamu bersikap terlalu mesra di depan ayah ibunya? (Apalagi ayahnya!) Jadi tunjukkanlah kalau kamu respek dan menghargai pacar kamu, misalnya menarikkan kursinya ketika mau makan, menuangkannya minuman, membukakan pintu, dan sebagainya. Sesekali memujinya di tengah pembicaraan juga boleh.

Siap-siap diinterogasi

Ketika ngobrol, sudah hampir pasti kalau kamu akan ditanya-tanya soal keluarga, pekerjaan, dan berbagai hal lain termasuk keseriusan kamu dengan sang pacar (it’s possible that they will get into this topic even on the first encounter), jadi jangan sampai kamu tergagap-gagap dalam menjawab pertanyaan mereka. Show her that you are confident, you know what you want with your life, and you love their daughter.

Ketika pamit

Setelah pertemuan pertama ini selesai, pamitlah dengan sopan, lagi-lagi jangan lupa senyum, dan tutuplah sesi itu dengan bersalaman atau mungkin memberikan pelukan ringan ke Ibunya, apapun yang tampaknya pantas dan sopan. Setelah itu ketika mengucapkan selamat tinggal dan berjalan ke mobil, don’t look back (’cause they’ll be watching you from behind and it might be awkward if your eyes meet). Lambaikan tangan dan lihat mereka kembali ketika kamu sudah di dalam mobil dan jangan lupa buka jendela mobil.

Percayalah kalau kamu sudah melewati ini semua, pertemuan berikutnya akan jadi lebih mudah😉

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s