PP 70 tahun 2015

Presiden Joko Widodo telah menandatangani Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 70 Tahun 2015 tentang Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) bagi pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) atau Pegawai Negeri Sipil Negara (PNS).
Beleid ini menjadi aturan pelaksana dari Pasal 92 ayat (4) dan Pasal 107 Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN),
Menurut PP ini, pemberi kerja (penyelenggara negara yang mempekerjakan Pegawai ASN pada pemerintah pusat maupun pemerintah daerah) wajib memberikan perlindungan berupa JKK dan JKM kepada peserta (pegawai ASN yang menerima gaji yang dibiayai dari APBN atau APBD, kecuali Pegawai ASN di lingkungan Kementerian Pertahanan dan Pegawai ASN di lingkungan Kepolisian Negara Republik Indonesia).

PP Nomor 70 Tahun 2015 yang diteken oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada 16 September 2015 lalu, memberi kepastian bagi Pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) terkait Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM).

Lantas apa saja manfaat  dari JKK menurut PP ini ? Disebutkan dalam laman menpan.go.id yang dirilis Rabu, 7/10/015, ada tiga manfaat utama yaitu perawatan, santunan, dan tunjangan cacat.

Perawatan sebagaimana dimaksud dalam PP diberikan sesuai kebutuhan medis yang totalnya adalah 12 jenis, meliputi pemeriksaan dasar dan penunjang, perawatan tingkat pertama dan lanjutan, perawatan inap, operasi dan lain-lain. Pasal 11 ayat (2) PP menyebutkan langkah perawatan ini diberikan sampai dengan peserta (Pegawai ASN) sembuh.

PP ini juga menegaskan, dalam hal peserta yang didiagnosis menderita penyakit akibat kerja berdasarkan surat keterangan dokter berhak atas manfaat JKK meskipun telah diberhentikan dengan hormat sebagai PNS dengan hak pensiun atau diputus hubungan perjanjian kerja dengan hormat sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

“Hak atas manfaat JKK sebagaimana dimaksud diberikan apabila penyakit akibat kerja timbul dalam jangka waktu paling lama 5 (lima tahun) terhitung sejak tanggal diberhentikan dengan hormat sebagai PNS dengan hak pensiun atau diputus hubungan perjanjian kerja dengan hormat sebagai PPPK,” bunyi Pasal 12 ayat (2) PP Nomor 70 Tahun 2015 itu

Download PP 70 tahun 2015

Iklan

5 Cara PNS Akali Perjalanan Dinas


Penemuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terkait banyaknya pelanggaran penggunaan anggaran perjalanan dinas oleh pegawai negeri sipil (PNS) tampaknya bukan lagi rahasia umum bagi para petinggi negara ini. Mereka tidak merasa terkejut dengan kasus tersebut.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Azwar Abubakar mengaku tidak terkejut dengan hasil audit tersebut. Bahkan anggaran yang ditilep masih disebut sangat kecil dibandingkan alokasi yang diberikan pada para PNS tersebut.

Unit Kerja Presiden Bidang Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan (UKP4) mengakui jika penyelewengan sudah menjadi kebiasaan dan warisan sejak zaman dulu.


 
“Penyelewengan uang jalan itu tidak mengejutkan karena sudah menjadi suatu yang mendasar, kebiasaan dari zaman dulu itu berlanjut,” kata Ketua UKP4, Kuntoro Mangkusubroto.

Hasil pemeriksaan Laporan Keuangan Pemeriksaan Pusat (LKPP) tahun 2012, terdapat penyimpangan dalam penggunaan belanja perjalanan dinas sebesar Rp 30,4 miliar pada 36 Kementerian atau Lembaga (K/L).

3 K/L yang melakukan penyimpangan perjalanan dinas paling tinggi dan besar tersebut menurut BPK yakni:

1. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dengan penyimpangan perjalanan dinas sebesar Rp 5,9 miliar

2. Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi dengan penyimpangan perjalanan dinas sebesar Rp 4,5 miliar

3. Kementerian Keuangan dengan penyimpangan perjalanan dinas sebesar Rp 3,5 miliar.

Instruksi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), pada medio Mei tahun lalu, saat menerima hasil audit 2011, untuk menertibkan perjalanan dinas tampaknya tidak digubris.

Justru pemerintah menganggarkan peningkatan dana perjalanan dinas dari waktu ke waktu. Di tahun 2011 Rp 20,9 triliun dianggarkan untuk biaya perjalanan dinas PNS. Jumlah ini meningkat Rp 1,3 triliun atau 6,7 persen dibandingkan 2010 yang sebesar Rp 19,6 triliun.

Di 2013 pemerintah mengalokasikan biaya perjalanan dinas PNS sebesar Rp 21 triliun. Angka tersebut menunjukkan peningkatan sebesar Rp 3 triliun dibandingkan tahun 2012 yang sebesar Rp 18 triliun.

1. Pencairan perjalanan dinas ganda

BPK menyatakan modus perjalanan dinas ganda ialah seorang PNS menjalani dua agenda di dua tempat dalam waktu bersamaan. Modus ini merugikan uang negara yang cukup signifikan.

“Misalnya, tanggal sekian dia dinas luar kota tapi juga rapat di Jakarta,” ungkap Ketua BPK Hadi Poernomo.

2. Pelaksanaan perjalanan dinas yang tidak sesuai bukti pertanggungjawaban

BPK menemukan banyak PNS yang tidak melaporkan tanda bukti biaya perjalanannya. Ini kerap terjadi karena metode pembiayaan masih menggunakan lump sum.

Lump sum ialah pembayaran biaya perjalanan dinas di muka. Inilah kelemahan perjalanan dinas dan mencoba diperbaiki dengan metode at cost. Metode at cost mengharuskan seorang PNS menyertakan tanda bukti pemakaian dana dalam proses penggantian.

3. Pembayaran belanja perjalanan dinas atas kegiatan yang tidak dapat dilaksanakan kegiatannya

BPK menemukan masih banyak perjalanan dinas yang tetap dibayarkan meski agenda dinas telah dibatalkan. Praktik ini subur di kalangan PNS setelah banyak ditemukan kongkalikong dengan agen biro perjalanan.

Praktik ini banyak terjadi di lingkungan instansi pemerintah karena lemahnya pengawasan. “Di situ sudah lengkap sebenarnya, nothing’s wrong menurut saya dengan peraturan. Pelaksanaannya ini yang suka ngawur tidak ada pengawasan,” ujar Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan, Herry Purnomo.

4. Perjalanan dinas melebihi standar biaya

BPK menyatakan banyak PNS yang meminta fasilitas yang melebihi batas seharusnya dalam sebuah perjalanan dinas. Ketua BPK Hadi Poernomo mencontohkan semisal dari sisi penginapan.

PNS kerap meminta fasilitas penginapan bintang empat padahal seharusnya dia mendapatkan hanya bintang tiga. Fasilitas bintang tiga dinilai sudah cukup nyaman.

5. Tiket perjalanan palsu

Ketua BPK Hadi Poernomo menyatakan praktik kongkalingkong antara PNS dan biro perjalanan dalam memberikan tiket perjalanan palsu, membuat penyimpangan anggaran perjalanan dinas semakin tinggi.

“Masih banyak agen-agen perjalanan yang menyediakan fasilitas ini (tiket palsu),” tutur Hadi.

Medio Mei tahun lalu, Presiden SBY meminta agar perjalanan dinas ditertibkan. SBY menegaskan, di masa mendatang tidak boleh ada lagi persoalan terkait pencairan perjalanan dinas.

“Saya ingin tahun depan ada perbaikan, jangan saya lihat koreksi yang sama atau bahkan tambah banyak bisa tidak nyenyak tidur kita,” katanya.

Namun kenyataannya, BPK masih menemukan praktik penyelewengan perjalanan dinas saat ini.

sumber merdeka.com

Berkeringat Berlebihan? Bisa Jadi Anda Menderita Penyakit Jantung

Berkeringat merupakan kondisi alami  saat suhu naik tubuh meredakannya, agar tetap nyaman. Keringat yang keluar pun tak terjadi secara tiba-tiba. Ada faktor yang mempengaruhinya, seperti cuaca panas, cemas, atau adanya aktivitas fisik seperti berolahraga.

Namun dalam kondisi tertentu ada beberapa orang yang mengeluarkan keringat tak seperti orang normal. Keringat berlebih dinyatakan tak normal ketika keluar cukup banyak, saat Anda tak beraktifitas fisik dan tak merasa panas. Keringat berlebihan juga bisa menandakan gejala tiga penyakit ini.

1. Jantung
Banyak yang mengatakan keringat berlebih atau hiperhidrosis berhubungan dengan penyakit jantung. Pada orang yang mengalami masalah jantung, hiperdrosis cenderung terjadi di kedua telapak tangan dan kaki. Ini juga kadang disertai dengan nyeri dada yang menyebar ke seluruh tubuh. Mulai dari bahu hingga punggung.

2. Gangguan kelenjar tiroid
Hiperdrosis, seperti dilansir dari BoldSky, juga terjadi karena adanya terjadi kelebihan hormon tiroid.  Saat tubuh kelebihan hormon tiroid, proses pembakaran lemak dalam tubuh juga akan berlebih. Alhasil, produksi keringat akan muncul di kedua telapak tangan dan kaki. Bukan hanya itu, hal ini juga perpengaruh pada penurunan berat badan.

3. Leukimia atau AIDS
Umumnya hiperdrosis juga menjadi tanda beberapa penyakit kronis dan berbahaya, seperti leukimia dan AIDS. Pada orang dewasa atau anak misalnya, umumnya akan berkeringat di malam hari akibat demam. Mereka yang terinfeksi AIDS (sekitar lima tahun kemudian), kondisinya akan menurun, sehingga keringat sering keluar berlebihan di malam hari.

Manfaat Dan Khasiat Terong

Terong Ternyata Banyak Manfaatnya
Terong tak hanya berwarna ungu, ia juga spesial karena berkerabat dengan berbagai tumbuhan berry hingga nikotin. Yuk, telusuri keunikan lain dari terong.
Sayuran buah bernama terong ini sangat kaya gizi dan memiliki rasa yang enak jika diolah dengan benar. Termasuk dalam keluarga Solanaceae, terong populer digunakan sebagai bahan masakan dan banyak dijual di pasaran. Jenisnya pun beragam, tak hanya yang berwarna ungu. Tentunya, semakin banyak masakan yang bisa diolah dari terong, sebut saja selai dan dodol. Di Bengkulu, terong bahkan dijadikan makanan khas yang diolah menjadi manisan.
Penasaran, kan? Mari kita cari tahu bersama.
macam-macam terong, manfaat khasiat buah sayur terong, fakta unik tentang terong, cara memasak terong yang baik
Beda Jenis, Beda Olahannya

1. Terong Pipit

Biasa disebut terong mini karena ukurannya yang kecil. Bentuknya bulat, selain berwarna hijau ada juga yang berwarna ungu. Umumnya dimakan sebagai lalapan dan biasa terhidang di menu masakan Sunda, seperti karedok (pecel dengan sayuran serba mentah).

2. Terong Telunjuk

Bentuknya panjang seperti telunjuk, dan lazim terdapat di menu masakan Sumatera. Misalnya, dimasak untuk bumbu gulai dengan campuran udang atau daging sapi serta di sambal balado, dapat juga di tumis dengan tambahan tauco.

3. Terong Ungu

Jenis ini yang paling terkenal dari terong. Bentuknya beragam, ada yang bulat dan yang panjang. Jenis terong ungu dengan warna lebih tua dijuluki terung jepang karena sering digunakan pada kuliner Jepang, seperti tempura. Selain kering, rasanya juga renyah. Sementara yang warnanya tak terlalu gelap, berkarakter lebih lunak. Ada juga yang berwarna hijau, dan biasa dimasukkan sebagai bahan sayur lodeh.
macam-macam terong, manfaat khasiat buah sayur terong, fakta unik tentang terong, cara memasak terong yang baik

4. Terong Belanda

Bentuknya lonjong menyerupai telur namun lebih runcing ujungnya. Daging buahnya mengandung banyak sari buah, rasanya agak asam, berwarna agak hitam sampai kekuning-kuningan, kulit buah tipis. Sewaktu belum matang, warnanya kuning lalu berubah menjadi ungu ketika sudah matang. Bijinya bulat pipih, tipis, dan keras. Berbeda dengan jenis terong lain, terong belanda ini biasa diolah menjadi jus.

Fakta Unik Si Terong

  1. Terong adalah tanaman asli India, dinamai eggplant oleh dunia Barat karena bentuknya menyerupai telur dan berwarna putih (sebelum mengalami pengembangbiakan seperti sekarang).
  2. Termasuk golongan berry karena memiliki banyak biji kecil yang lembut. Bijinya ini layak konsumsi namun rasanya pahit karena mengandung nikotin. Ia juga “saudara dekat” kentang dan tomat. Secara umum, terong tergolong sayuran, namun secara ilmu botani, terong termasuk buah-buahan.
  3. Penggunaannya di dapur orang Asia, baru dimulai sekitar tahun 3, dan “tiba” di Eropa sekitar tahun 1500. Awalnya, orang Eropa mengira terong adalah buah beracun. Malah, di Amerika Serikat, sampai abad ke 20, terong hanya digunakan sebagai penghias meja.
  4. Dari sejarah Cina, diketahui kalau terong digunakan untuk mengilatkan gigi mereka.Hasilnya tentu bukan putih bersih ala bintang iklan pasta gigi melainkan agak perak keabu-abuan. Ada-ada saja, ya!
  5. Indonesia masuk lima besar produsen terong di dunia, setelah Cina, India, Mesir, dan Turki.

Aturan Beli Hingga Pakai

  1. Baiknya membeli terong yang segar dengan permukaan kulit mengilat, tidak layu, dan keras agar semua manfaatnya bisa didapat.
  2. Kalau ingin yang tak terlalu pahit, pilih yang masih belum matang.
  3. Jangan membeli terong dengan bintik-bintik cokelat.
  4. Terong yang segar tak terlalu lembek jika ditekan dengan jari. Untuk memastikan bijinya tidak kering, ketuk-ketuk kulitnya dengan buku jari, jika bunyinya kosong, jangan dibeli, ya.
  5. Seiring bertambah umurnya, terong mudah busuk dan pahit, karenanya simpan di tempat dingin yang kering, jangan lupa bungkus dengan plastik. Dan, gunakan tak lebih dari 2 hari setelah membelinya. Sebelum mengolahnya, keluarkan dan diamkan di suhu ruangan terlebih dulu.
  6. Tak semua orang bisa memakan terong mentah, usahakan memasaknya dulu sebelum dihidangkan. Karena terong mengandung racun solamine yang bisa menyebabkan alergi.